Aplikasi PHP sering di identikan dengan database MYSQL, namun sebenernya PHP juga bisa untuk bermacam2 database. Salah satunya adalah Oracle. Oracle ini adalah database yang cukup besar (dari data yang ditampung, ukuran file, maupun skalanya). Meskipun begitu PHP telah menyediakan library untuk driver koneksi ke database Oracle.

Namun untuk mengaktifkan library oracle ini, tidak segampang mengaktifkan library DB mysql. Kalo dengan MYSQL cukup install databasenya dan un-comment php_mysql.dll di konfigurasi php.ini, dah jadi deh. koneksi ke DB MySQL langsung terhubung.

Sedangkan kalo dengan database oracle, cukup rumit apalagi instalasi dilakukan dalam lingkungan OS Linux. Kalo windows, mungkin hampir sama dengan Mysql. Cukup install oracle clientnya, ditambah setting path untuk oracle, tns_adminnya dan di un-comment php_oracle.dll (untuk oracle8) atau php_oci.dll (untuk oracle9 keatas) di konfigurasi php.ini dan restart web server Apache nya. dah bisa jalan. Lengkapnya bisa dilihat disini

Sedangkan untuk OS linux cukup rumit. Meskipun di php.ini library untuk oracle sudah di un-comment, namun bila binary php nya (kalo di windows dikenal php.exe nya) belum dikompile dengan library header dari instalasi oracle nya, maka tetap saja koneksi ke database oracle akan gagal. Nah untuk membangun sebuah web server apache dan PHP dengan koneksi database akan saya jelaskan di artikel yang lain. soalnya langkah2 nya cukup rumit.

salah satu referensinya

http://pakdhe.pikun.org/index.php?id=205

sekian dulu dari saya

Leave a Reply

(required)

(required)

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

© 2010 Catatan (PHP) Suffusion WordPress theme by Sayontan Sinha